PDF Cetak E-mail

Hasil hisab adalah data yang menunjukkan kapan bulan dan matahari berada dalam kedudukan ijtimak berapa altitude (irtifa')dan azimut bulan ketika matahari terbenam, ka­pan bulan terbenam, dan sebagainya. Ini semua merupakan hasil hisab. Hasilnya bisa berbeda sedikit ataupun banyak antara satu dan yang lain, bergantung pada cara hisabnya.

Kesimpulan hisab adalah pernyataan kapan tibanya suatu awal bulan kamariah. Misalnya, jika pada suatu petang, hilal masih berada di bawah ufuk, maka dapat disimpulkan bahwa esok harinya belum masuk bulan baru kamariah, dan mungkin baru lusanya. Namun, jika berdasarkan cara hisab yang lain, dipastikan bulan sudah berada di atas ufuk lebih dari 6 derajat, maka esok harinya masuk bulan baru.

Hasil hisab bisa berlainan. Misalnya, yang satu menghitung ketinggian 6.0 derajat, yang lain 6.2, 5.8, 7, 6.4, dan sebagainya. Namun demikian, semuanya menuju ke­simpulan yang sama, yaitu esok hari sudah masuk bulan baru.