Muhammadiyah Minim Ilmuwan Falak PDF Cetak E-mail
Oleh Machendra   
Kamis, 20 September 2007 00:00

Jakarta- Muhammadiyah mempunyai anggota sekitar 30 juta orang, dengan ribuan sarana dan prasarana pendidikan serta kesehatan, dengan begitu banyak sumberdaya yang ada ternyata Muhammadiyah tidak mempunyai banyak Ilmuwan Falak yang tentu sangat dibutuhkan untuk kemajuan umat Islam, demikian yang disampaikan Ketua PP Muhammadiyah Yunahar Ilyas, dalam pidato penutupan Symposium Internasional Upaya Penyatuan Kalender Islam Internasional, di Ballroom Hotel Sahid Jakarta, kamis (06/07/2007).

Dalam pidato penutupan yang disampaikan dalam bahasa Arab tersebut, Ustad Yun mengaharapkan, dengan adanya forum-forum yang membahas tentang ilmu Falak, maka akan muncul kader-kader Muhammadiyah yang berkonsentrasi melakukan studi tentang Falak. Dengan pentingnya forum yang membahas studi Falak, maka menurut Yunahar akan ada forum-forum serupa yang akan diadakan Muhammadiyah sebagai tindak lanjut dari symposium yang baru saja berakhir. Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua PP Muhammadiyah Yunahar Ilyas mengatakan bahwa, symposium yang diadakan saat ini hanya sebagai langkah awal dalam upaya mencari metodologi yang pas dan diharapkan dapat mengakomodir berbagai kelompok yang ada.

Kalender Islam Internasional

Dari diskusi panjang dalam symposium internasional, tercapai kesepahaman dari peserta symposium akan pentingnya kalender Islam Internasional yang dapat menjadi pedoman ibadah umat Islam se Dunia, hal ini tersurat dalam kesimpulan yang dibagikan pada kontributor muhammadiyah.or.id. Dalam forum symposium Internasonal ini memberikan kesimpulan yang diantaranya adalah, pertama, mendesak diadakannya kalender Islam Internasional yang menjadi pedoman beribadah umat Islam, karena sampai saat ini umat Islam belum mempunyai kalender tersebut. Kedua, dengan adanya kalender Islam Internasional tersebut diharapakan menjadi langkah maju dalam upaya peningkatan kebersamaan diantara umat Islam. Ketiga, perlu adanya sosialisasi dan peningkatan spectrum umat terhadap kebutuhan adanya kalender Islam Internasional.

 Keempat, Kalender Islam tersebut disusun berdasar kriteria yang sama dan berlaku untuk seluruh bulan Qomariah sepanjang tahun. Kelima, criteria yang dimaksud dalam poin sebelumnya adalah berdasar landasan keilmuan (science) dan syriah yang dapat dipertanggungjawabkan serta dikaitkan dengan konsep batas tanggal Qamariah internasional yang disepakati bersama. (mac)

Arsip : www.muhammadiyah.or.id 

 
CURRENT MOON