Oman : "Hampir Mustahil Melihat Hilal" PDF Cetak E-mail
Oleh Machendra   
Selasa, 25 September 2007 00:00

Yogyakarta- Menurut ahli Falak Muhammdiyah Oman Faturahman, akan sangat sulit dan hampir mustahil melihat hilal pada tanggal 11 Oktober 2007 besok. Menurutnya Oman, ormas Islam yang memakai metode rukyat kemungkinan besar akan menetapkan 1 Syawal 1428 H pada tanggal 13 Oktober 2007 karena kemungkinan hilal akan terlihat jelas pada tanggal 12 Oktober 2007, yang disampaikan pada muhammadiyah.or.id saat ditemui di sela acara pelatihan Falak, di Masjid Syuhada, Yogyakarta, Selasa (25/09/2007)

“Berdasar pada perhitungan astronomi untuk wilayah Indonesia, yang perhitungannya diatas ufuk pun, jelas masih berada dibawah satu derajat, sehingga secara teoritik masih akan sulit untuk dapat dilihat,” ungkap Oman. Menurutnya untuk melihat hilal pada posisi dibawah satu derajat adalah sesuatu yang hampir mustahil, peralatan yang ada sekarang belumlah dapat mengatasi masalah tersebut. Peralatan yang dimiliki sekarang, semacam teropong, hanya dapat mendekatkan objek, bukan untuk menyingkirkan awan. “Sebenarnya untuk kasus ini bukan permasalahan kasus awan yang menutupi, tetapi karena memang matahari dan bulan sangat dekat dan (jarak) bulan ke bumi juga sangat dekat, maka nanti bagian bulan yang menghadap matahari saja yang memantulkan sinar matahari yang terlihat,” ujarnya.                    

Dengan berbagai kondisi yang menyulitkan, menurut Oman, sudah hampir pasti Hilal tidak akan terlihat pada tanggal 11 Oktober 2007, sehingga Oman juga meyakini, untuk ummat Muslim yang menggunakan Rukyat diwilayah Indonesia, akan menetapkan awal Syawal pada hari sabtu tanggal 13 Oktober 2007. (mac)

Arsip : www.muhammadiyah.or.id 

 
CURRENT MOON